Tatacara Wudhu, Doa Sebelum Wudhu Dan Setelah Wudhu Lengkap

tata cara wudhu, doa wudhu, doa sebelum wudhu, doa setelah wudhu doa sesudah wudhu

Wudhu merupakan salah satu syarat sahnya shalat. Wudhu bisa dilaksanakan dengan singkat jika hanya mengambil yang wajibnya saja.

Tapi tentunya sebagian dari kita pasti ingin mendapat pahala-pahala sunnah juga bukan?


Wudhu juga memiliki beragam manfaat kesehatan. Jika anda pernah menonton iklan adzan sekitar tahun 2015/2016 di salah satu televisi swasta berskala nasional, mungkin anda bisa melihat manfat-manfaatnya.

Selain beragam manfaat pada kesehatan, wudhu juga mempunyai keutamaan sendiri dalam agama lho.

Bukan hanya untuk shalat, tapi menjaga wudhu juga mempunyai keutamaan tersendiri. Berikut ceritanya:

Ada seorang sahabat nabi, yang di merdekakan oleh sahabat rasul yang lain, abu bakar asshidiq. Siapa dia? Ya, dia adalah Bilal Bin Rabah.

Dikisahkan, Rasulullah pernah bertanya kepada Bilal:

“Wahai Bilal, ceritakan kepadaku tentang amalan apa yang paling besar pahalanya yang kamu kerjakan dalam islam?"

Bilal terheran-heran, karena pada dasarnya dia yakin Rasulullah sendiri yang paling mengetahui apa amalan yang paling besar pahalanya.

Diriwayatkan kembali:

Tadi malam, aku mendengar suara sandalmu di surga

Bilal berkata:

"Tidak ada amal yang utama yang aku sudah amalkan kecuali bahwa jika aku bersuci (berwudhu') pada suatu kesempatan malam ataupun siang melainkan aku selalu shalat dengan wudhu' tersebut di samping shalat wajib". (HR. Bukhari)


Dari kisah diatas kita bisa melihat dan terkagum, bahwa dengan menjaga wudhu kita bisa masuk surga seperti sahabat Nabi, Bilal Bin Rabah (insya Allah)


Disini, saya akan membahas doa sebelum wudhu dan doa sesudah atau setelah wudhu. Yang insya Allah bermanfaat.

Saya juga akan membagikan sedikit dari beberapa penyebab batalnya wudhu.

Saya akan jelaskan dalam 4 poin utama. Silakan disimak:

1. Niat berwudhu

Niat, pada dasarnya adalah, yang penting dalam hati. Tapi jika ingin diucapkan dengan tujuan ingin menguatkan niat, berikut bacaannya:


نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَصْغَرِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى


NAWAITUL WUDHUU A LIRAF'IL 'HADATSIL ASHGHORI FARDHOL LILLAAHI TA'AALA


Artinya: Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadast kecil fardu (wajib) karena Allah ta'ala"

Setelah membaca niat, kemudian membaca doa sebelum wudhu. 

2. Doa sebelum wudhu

Doa sebelum wudhu, bisa cukup membaca basmalah:

  بِسْمِ اللَّهِ
  
 BISMILLAAH
 "Dengan menyebut Nama Allah"

3. Tatacara berwudhu 

Untuk tatacara berwudhu, akan dijelaskan dibawah. Ada beberapa yang wajib dan adapula yang sunnah. Berikut tatacara berwudhu dari A sampai H:

  • A. Cuci tangan sambil baca Basmalah (saat berada di poin 2)
  • B. Kumur-kumur sebanyak 3X
  • C. Basuh hidung sebanyak 3X
  • D. Basuh muka sebanyak 3X
  • E. Cuci kedua tangan sampai ke sikut, kanan lalu kiri sebanyak 3X
  • F.  Membasuh/Mengusap kepala sebanyak 1X
  • G. Membasuh telinga dari kanan ke kiri sebanyak 3X
  • H. Cuci kedua kaki dari kanan ke kiri sebanyak 3X
  • I.  Lakukan dengan TERTIB

Adapun wajibnya, membasuh bisa cukup dengan 1X saja.


4. Doa setelah berwudhu

Doa setelah berwudhu sangat singkat, dan ada 2 macam. Berikut doanya:


أَشْهَدُ أَنْ لآّاِلَهَ إِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اللّهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِىْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ


ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALLAH WA'HDAHULAA SYARIIKALAH WA ASYHADUANNA MU'HAMMADAN A'BDUHU WARASUULUH. ALLLAHUMMAJ'ALNII MINATTAWWAA BIINA WAJ'ALNII MINALMUTATHOHHIRIIN.

Artinya: "Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang haq kecuali Allah Yang Maha Esa, dan tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan Allah. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk dalam golongan orang-orang yang bertobat dan jadikanlah aku termasuk dalam golongan orang-orang yang bersuci

Atau bisa juga dipersingkat menjadi:


أَشْهَدُ أَنْ لآّاِلَهَ إِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.

ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALLAH WA'HDAHULAA SYARIIKALAH WA ASYHADUANNA MU'HAMMADAN A'BDUHU WARASUULUH.

Artinya: "Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang haq kecuali Allah Yang Maha Esa, dan tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan Allah. (HR. Muslim 1/209)

Nah, panduan diatas adalah panduan cara wudhu,doa sebelum wudhu, dan doa sesudah wudhu. Segala kekurangannya mohon maaf.

Selesai berwudhu, ada hal-hal yang harus diperhatikan. Yaitu syarat-syarat sahnya wudhu. Berikut penjelasannya:

1. Beragama Islam
2. Sudah Mumayiz
3. Tidak sedang berhadast besar (haid,junub)
4. Menggunakan air yang suci dan mensucikan (Ada takaran/aturan lebih jauh tentang ini)
5. Tidak ada yang menghalangi sampainya air ke kulit (Contohnya cat)

Sedangkan penyebab batalnya wudhu:

1. Keluar sesuatu dari dua jalan, (qubul dan dubur). Contohnya seperti buang air kecil,kentut dan sebagainya.
2. Hilangnya Akal, contohnya: Mabuk,pingsan,gila
3. Bersentuhan kulit antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram
4. Menyentuh k3maluan (qubul/dubur)
5. Tidur nyenyak, kecuali tidur sambil duduk dengan tetap kedudukannya. (Contohnya duduk sambil tidur orang yang sedang shalat jumat, agak susah dijelaskan lewat tulisan).


Sekian, semoga artikel Tatacara Wudhu, Doa Sebelum Wudhu Dan Setelah Wudhu ini bermanfaat. Sekali laagi, sekurang-kurangnya mohon maaf. Jika ada kesalahan penulisan arti,arab,latin atau hadist silakan beritahu saya lewat kotak komentar.

Selain tatacara dan doa wudhu, anda juga bisa membaca berbagai tatacara hukum islami lainnya di blog ini.

Terima kasih sudah membaca Wassalamu'alaikum Warahmatullah


Berkomentar yang baik dan sesuai topik
EmoticonEmoticon